Thursday, 22 November 2012

Being Grateful for My Career

Hi, Guys. How is Your life? I hope You are very well.

I had not shared an article for last several months. Actually I want to share something on my blog at least for twice in a month, but fortunately now I'm having a chance to share.

In this occasion, I'm going to share my joy of doing my job. The job is very important for me because it is appropriate with my passion.



Now, I'm in the fifth (5th) month of working at my new office. The company where I'm working at is a professional exhibition organizer (PEO). It's a leading PEO of Indonesia. It has a group company and many sister companies. I'm very grateful to be working there.

I'm always grateful and thank to God for my job, but it's not just because the company capacity, but moreover it is because the direction of God to place me there. I ever wanted to work there when I was a college student, but I never thought to get an opportunity to work there after I graduated from my college.

Fortunately, in short words, God gave me a way to be there by my old friend. She was my classmate when we were on elementary school. She told me that the company was looking for an employee who has basic education of Meeting, Incentive, Convention, & Management (MICE). Then I applied my application letter, I passed all tests on step by step, and finally I work there until now.

I enjoy my job, I'm comfortable with my work environment, and I have new friends, they are kind and funny. Those are blessings of God to me. I know that there are many defiances in the world of work which may strike me down, but I believe that God always guides my life. He always shows the right way to me. I surrender to Jesus Christ, The God and Saviour of my life.

I think I will through many moments in my career. It will be a great long story in my life. So, we should always enjoy our life, Guys. Having a job is not about gaining much money and wealth, but it's about being a blessing duct for others and glorifying our God. Give Your best to Your company and others, then let God do the rest for You.


Please always remember to pray, smile, and be grateful. Godspeed for Your life and career, Guys! God bless us. :)

With love and warm regards,
Rain








Sunday, 10 June 2012

Sunday, 10th June 2012

Praise The Lord! Today is Shara's 22nd birthday!
Thank You so much, God! Thank You for a new age of Shara my beloved woman!
You always fulfill Shara's life with Your blessings. Your graces are very great!
May Shara always be greater on day by day in You so that Your guidance always lead her ways.
Thank You, God! Amen. :)

Well, let's check this video out, Guys! :)


Tuesday, 29 May 2012

A Trip to Tanjung Lesung in Serang-Banten-Indonesia

Hi, Guys! :)
Now I want to share some of my photos which I took during my trip with my friends to Tanjung Lesung on Saturday, 12nd May 2012. Well, let's check it out!

An Accident

 A Rolled Truck


A Man is Looking for A Rescue

 A Bird Flies Above The Sea

 An Hay Hut

 The Limpid Seawater

 The Tour Boats

 It's Nice for Snorkeling and Diving

 Playing on The Beach Cheerfully

 The Signage

 The White Coral

 Just Go Ahead

The Rope of Unity

Thank You so much for looking my Photos, Guys! I appreciate Your attention so much! :)


Regards,

Rain

Tuesday, 22 May 2012

Workshop "Faktur Pajak dan Permasalahannya"

HAI,SAUDARA-SAUDARA!

Ayo ikut sertakan perusahaan/institusi Saudara untuk menjadi peserta dalam workshop dengan tema “Faktur Pajak dan Permasalahannya” yang akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal : Kamis, 21 Juni 2012

Waktu : 09.00 – 16.30 WIB Tempat : Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Selatan

Nilai Investasi : Rp 1.500.000,-/ orang

Rp 1.350.000,-/ orang (minimal 3 orang dalam 1 grup)

Workshop "Faktur Pajak dan permasalahannya" ini bertujuan untuk memberikan informasi terbaru kepada masyarakat tentang faktur pajak, khususnya dalam mengatasi kasus-kasus atau permasalahan yang timbul di lapangan terkait dengan faktur pajak.

Untuk info lebih lanjut, silahkan Saudara menghubungi kontak berikut:

Bapak Winer (081280290019) & Bapak Rain (085694664619) atau alamat e-mail: seminar.pgc@gmail.com.



Monday, 16 April 2012

Just Do An Action

Kehidupan ini begitu indah. Kehidupan ini begitu menarik. Kehidupan ini pun begitu unik.
Pada awal kehidupannya, manusia dilahirkan, kemudian bertumbuh besar secara jasmani dan berkembang secara rohani dan mental.
Ketika manusia dilahirkan, pasti Tuhan memiliki tujuan dalam mengizinkannya hadir di dunia ini.
Tuhan pun mengaruniakan kemampuan dan talenta pada diri setiap manusia, baik secara jasmani maupun rohani.

Karena setiap manusia telah dikaruniai dengan berbagai talenta oleh Tuhan, maka hendaknya setiap manusia menggunakan talentanya dengan maksimal dan benar.
Namun masih ada sebagian manusia yang merasa kurang bersyukur terhadap kehidupannya, karena mereka merasa belum memperoleh sesuatu yang berarti dan berkesan di dalam hidupnya, akibatnya sebagian dari mereka lebih memilih untuk berdiam diri, bermalas-malasan, dan bergantung diri pada orang lain sehingga mereka tidak memperoleh peningkatan kualitas hidup selama hidup mereka.
Hal tersebut tentu sangat tidak baik karena dapat berdampak terhadap orang lain dan generasi selanjutnya.

Pada hakekatnya setiap orang mendambakan suatu kesuksesan di dalam hidupnya.
Definisi dari kesuksesan bagi setiap orang belum tentu sama. Sebagian orang mendefinisikan kesuksesan merupakan suatu kondisi hidup yang bergelimang harta. Sebagian orang mendefinisikan kesuksesan sebagai tercapainya kepuasan diri dalam bentuk apa pun. Ada pula sebagian orang yang beranggapan bahwa kesuksesan adalah hidup berintegritas untuk memuliakan Tuhan (Jiaelaahhh...Orang-orang suci euy!Hehe...).

(Kembali serius dan fokus)
Ya, setiap orang memang ingin hidupnya sukses dan hal tersebut sah-sah saja ketika setiap orang memiliki pandangan dan metodenya tersendiri dalam meraih arti kesuksesannya.
Tetapi satu hal yang pasti adalah kesuksesan itu harus bersifat dan dapat berdampak positif bagi kehidupan orang lain.

Ketika kita telah merasa sukses, misalnya secara finansial (keuangan), namun kita tidak memiliki kesadaran dan kepekaan untuk bersyukur melalui amal dan berbagi dengan orang-orang di sekitar kita, khususnya terhadap orang-orang terdekat, maka sesungguhnya kita belum sukses, karena hal baik yang kita peroleh tidak berdampak positif bagi orang lain, bahkan cerita kesuksesan kita pun belum layak untuk dijadikan teladan dan inspirasi bagi orang lain.


Begitu pula ketika kita termotivasi untuk sukses karena kita terinspirasi oleh kesuksesan orang lain. Kita tidak boleh hanya cukup tergugah dan terkagum-kagum pada kisah kesuksesan orang tersebut dan tetap "diam di tempat", tidak berbuat apa-apa, atau no action. Kita harus lekas berinisiatif untuk menentukan impian, tujuan, kemudian menciptakan strategi dan bergerak maju! Kita harus melakukan sesuatu yang bersifat positif dan berkelanjutan! Meskipun hal positif yang harus kita lakukan bukanlah hal yang mengasyikan, namun kita harus berusaha untuk menikmatinya hingga menjadi sesuatu yang benar-benar nikmat dan berarti!

Ya, lekaslah ambil tindakan, Saudara-saudariku! Jangan hanya berdiam diri! Pikirkan dan rencanakan suatu hal baik! Gapailah kesuksesanmu! Perbuatlah segala hal positif yang Saudara kerjakan dengan segenap hati! Perbuatlah hal tersebut untuk melayani Tuhan dan sesama! Untuk kebaikan bersama! Dan senantiasalah berdoa dan mengucap syukur kepada Tuhan dalam segala situasi dan kondisi, karena Tuhan pasti memiliki rencana yang indah di dalam hidup Saudara. Amen.



Monday, 26 March 2012

Perpustakaan Terbesar Seasia Tenggara

Horas, Saudara-saudariku!

Apakah Kalian sudah tahu perpustakaan terbesar seasia Tenggara?
Ternyata perpustakaan tersebut berada di Indonesia, tepatnya di kampus Universitas Indonesia (UI)!

Kita sebagai rakyat Indonesia boleh bersyukur dan berbangga hati karena perpustakaan UI ini tidak hanya memiliki lahan dan bangunan yang besar, melainkan juga memiliki beragam fasilitas dan tempat nongkrong yang asyik bagi para pengunjungnya, khususnya bagi para mahasiswa/i UI! Perpustakaan ini juga memiliki selasar yang nyaman, sehingga kita bisa duduk-duduk, belajar, berfoto, atau pun berbincang sambil menikmati makanan/minuman ringan bersama panorama alam yang indah di sana. Selain itu, perpustakaan ini juga memiliki bioskop XXI yang akan dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan terhadap hiburan film bagi masyarakat UI, masyarakat kota Depok, dan semua pengunjungnya.

Berikut ini adalah beberapa foto yang saya abadikan sebagai kenang-kenangan dari perpustakaan terbesar seasia tenggara tersebut:


Gambar 1 - Selasar Lingkar Perpustakaan UI


 Gambar 2 - Selasar Perpustakaan sebagai Tempat Berdiskusi


Gambar 3 - Toko Buku Times dan Cafe Starbucks


Gambar 4 - Jogging dan Bicycling Track


 Gambar 5 - Perbincangan Hangat di Pinggir Danau


Gambar 6 - Desain Bangunan Perpustakaan yang Ramah Lingkungan dan Futuristik


Gambar 7 - Jalur Parkir Mobil Terkoneksi dengan Pintu Utama Perpustakaan UI


Demikianlah informasi yang saya dapat bagikan seputar perpustakaan UI. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Saudara-saudari dan kiranya perpustakaan ini dapat sungguh bermanfaat bagi kemajuan pendidikan Indonesia.

Sunday, 4 March 2012

God Uses Me

Horas, Saudara-saudariku!

Dalam artikel ini, saya mau berbagi pengalaman saya yang berkesan, karena saya belum pernah mendapatkan pengalaman ini sebelumnya. Mungkin bagi sebagian orang, pengalaman saya ini adalah hal yang biasa, namun bagi saya, pengalaman ini merupakan suatu momentum yang dapat mempengaruhi perjalanan hidup saya. Pada prinsipnya, pengalaman ini bersifat plural (dapat diterima semua kalangan), karena setiap orang dapat mengalaminya sesuai dengan jalan hidupnya.

Jadi begini ceritanya,Saudara-saudari...

Pada awal bulan ini, yaitu Senin, 1 Maret 2012, Tuhan memakai saya untuk mewartakan firman-Nya dalam suatu ibadah persekutuan kampus. Dalam kesempatan itu, saya mendapatkan kepercayaan dari pengurus persekutuan tersebut untuk menjadi pembicara firman. Pada empat (4) hari sebelum ibadah persekutuan diselenggarakan, saya dihubungi oleh salah seorang pengurus persekutuan tersebut untuk menjadi pembicara firman dalam ibadah persekutuan. Sebenarnya saat itu adalah ketiga kalinya saya diminta oleh pengurus tersebut untuk menjadi pembicara dalam suatu ibadah, namun hati dan pikiran saya terasa tidak selaras ketika saya mendengar istilah "PEMBICARA FIRMAN", sebab saya merasa belum pantas dan siap untuk menjadi seorang pembicara firman sehingga dua (2) kali saya menolak secara halus permintaan pengurus tersebut dengan alasan-alasan yang masuk akal.

Setelah 2 kali saya menolak untuk menjadi pelayan dalam ibadah tersebut, pengurus tersebut kembali meminta saya untuk menjadi pembicara firman dalam ibadah persekutuan yang sama. Ketika itu saya masih merasa belum pantas dan siap, bahkan ragu terhadap kemampuan saya dalam mewartakan firman. Kami berbincang selama sekitar delapan (8) menit melalui telepon, dan saya berbicara sambil merenung dalam pembicaraan tersebut. Saya merenung karena saya bingung dan sempat terlintas suatu pertanyaan dalam benak saya, yaitu "Ada apa ini, Tuhan?? Mengapa saya?? Apakah harus saya yang melakukan hal ini?? Apakah saya sudah cukup layak untuk hal ini?? Ada apa ini, Tuhan?? Ada apa??" Seketika itu saya merasa bahwa Tuhan ingin memakai saya dalam pekerjaan-Nya di dunia ini. Meskipun saat itu keraguan masih menyelimuti diri, namun saya merasakan jamahan Tuhan hadir dalam diri saya, karena saya merasa ada ketenangan dan semangat untuk melayani Tuhan melalui pewartaan firman-Nya. Lalu saya menyanggupi permintaan tersebut dan perbincangan kami pun menghasilkan kesepakatan.

Sesudah perbincangan saya dengan pengurus tersebut pada malam itu, saya lekas berdoa untuk memohon bimbingan agar Tuhan memampukan saya untuk melakukan pekerjaan-Nya tersebut. Bagi saya, memperkatakan firman Tuhan adalah hal yang mudah, namun mewartakan firman Tuhan dengan sungguh bukanlah hal yang mudah, karena harus ada kesungguhan dan hikmat dalam melakukannya agar setiap orang yang mendengarkan atau menerimanya dapat memahami firman Tuhan dan turut merasakan jamahan Tuhan di dalam hidupnya. Saya pun mencari ayat-ayat Alkitab dan cerita ilustrasi sebagai bahan untuk menjadi pembahasan dalam ibadah persekutuan tersebut.

Singkat cerita, ibadah persekutuan tersebut pun berlangsung dan saya menikmati ibadah tersebut serta keterlibatan saya di dalamnya. Saya merasakan sukacita yang luar biasa saat itu, terlebih ketika ibadah tersebut selesai. Saya pun mengucap syukur kepada Tuhan untuk setiap bimbingan-Nya dan saya sangat ingin Tuhan memakai seluruh hidup saya untuk melayani dan memuliakan-Nya. Namun, ibadah tersebut bukanlah segalanya, momen tersebut bukanlah jaminan bagi saya untuk masuk surga, karena ibadah yang sejati adalah mempersembahkan seluruh hidup kita untuk melayani dan memuliakan Tuhan.

Sejak momen itu, saya semakin yakin dan percaya bahwa Tuhan mempunyai rencana yang indah di dalam diri setiap manusia, khususnya di dalam diri setiap manusia yang senantiasa mengandalkan Tuhan dalam kehidupannya. Saya sangat sadar bahwa kehidupan ini bukanlah perkara mudah, dan Tuhan tidak pernah menjanjikan tidak adanya kesukaran, rintangan, cobaan, dan dukacita di dalam kehidupan ini, namun hal yang pasti adalah Tuhan menjanjikan adanya bimbingan, perlindungan, pertolongan, dan kasih dalam setiap waktu. Kehidupan di dunia ini hanya sekali, selanjutnya hanya ada dua (2) pilihan, yaitu kehidupan kekal di neraka atau kehidupan kekal di surga, dan kita bebas untuk memilih salah satu pilihan tersebut.

Jadi, demikianlah salah satu pengalaman hidup saya yang berkesan. Sekali lagi, sesungguhnya artikel ini bersifat plural karena setiap manusia memiliki kebebasan dalam menjalankan kehidupannya. Maka itu, marilah kita senantiasa saling memperhatikan, mendukung, dan menopang agar kita tetap kuat dan bersukacita dalam menjalani kehidupan kita!

"Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik."-(Ibrani 10:24)
 
Dengan kerendahan hati, saya ucapkan terima kasih untuk perhatian dan kesediaan Saudara-saudari dalam membaca artikel ini.


Dengan kasih,

Rain J. S.